Permalink ke UM Lampung Bersama ISEI Kembangkan Ekonomi Syariah

UM Lampung Bersama ISEI Kembangkan Ekonomi Syariah

66 views

LINGKARINDONESIA.id – Universitas Muhammadiyah Lampung bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) menggelar Seminar Ekonomi Syariah di Auditorium KH Ahmad Dahlan,  UM Lampung, Bandar Lampung, Selasa (28/8/2018).

Seminar yang mengambil tema “Meningkatkan Peran Asuransi Syariah dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Lampung” dibuka oleh Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri.

Pembicara yang tampil:Senior Executive Curriculum Development Prudential Indonesia Awang Muda Satria, Lc., MIRKH., CFP., CPLHI. Lalu, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Lampung Dr. Ayi Ahadiyat, dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Lampung Indra Krisna.

Sementara sebagai keynote speaker Direktur Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Syariah OJK RI sekaligus Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan IKNB DPP IAEI Muchlisin.

Ketua Ikatan Ahli Ekonomi Indonesia (IAEI), Nurul Huda, mengatakan Seminar Nasional Ekonomi Islam ini merupakan program kerja yang terus digulirkan dari satu Provinsi ke Provinsi yang lain.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan di Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa. Kini kegiatan ini dilaksanakan di Sumatera,” katanya.

Nurul Huda berharap kegiatan ini dapat diikuti oleh para peserta dengan baik,  dalam rangka mengedukasikan ekonomi syariah kepada Masyarakat. “Semoga kegiatan ini memperoleh Ridho Allah SWT, sehingga kegiatan ini dapat berjalan sebagaimana mestinya,” harapnya.

Sementara, dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri menyatakan mendukung adanya seminar nasional ekonomi Islam.

Menurut dia, melalui Seminar Nasional Ekonomi Islam ini mampu mendukung dan menumbuhkan wawasan, pengalaman serta mendorong kreativitas dalam melahirkan suatu konsep/sistem ekonomi syariah untuk kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Lampung.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya  mengapresiasi dan mendukung acara ini dalam rangka melahirkan suatu konsep/sistem ekonomi syariah di Lampung,” ujarnya.

Dikatakan Bachtiar, berbicara ekonomi syariah, tentu harus siap melakukan pengorbanan. Karena apapun hasil yang kita peroleh,  sekitar 2,5% adalah milik orang lain.

“Seminar ini akan berjalan baik, dan ada satu hal yang harus ditanamkan, bahwa kita sebagai seorang muslim harus menapaktilasi semangat pengorbanan tersebut,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Rektor UM Lampung Dr. Dalman memberikan apresiasi dan mendorong penuh atas terselenggaranya seminar nasional ekonomi syariah.

“Alhamdulillah kita bisa melaksanakan seminar ini, dalam rangka untuk mengedukasi masyarakat Lampung, khususnya para pelajar/mahasiswa, karena edukasi ini harus dikenalkan kepada masyarakat sejak dini,” jelas Dalman.

Ia menjelaskan bahwa sudah saatnya masyarakat Lampung untuk dapat memahami tentang Perbankan Syariah, hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang masih ragu dengan Perbankan Syariah.

“Ini adalah peluang baik untuk memahami terkait ekonomi syariah. Untuk itu, diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan seminar nasional ini dengan baik,” harap Dalman. (ril/Li-1)