Permalink ke Seluruh Kampung di Banjaragung dan Banjarbaru Ikuti Diklat Paralegal

Seluruh Kampung di Banjaragung dan Banjarbaru Ikuti Diklat Paralegal

28 views

LINGKARINDONESIA.id  – Seluruh Kampung di Kecamatan Banjaragung dan Banjarbaru mengutus perwakilan untuk mengikuti diklat hukum Paralegal di Balai Kampung Tunggal Warga, Kecamatan Banjaragung Jumat (21/12/2018) dan di Balai Kampung Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjarbaru, Sabtu (22/12/2018).

Ketua Panitia Penyelenggara diklat Paralegal Kecamatan Banjaragung dan Banjarbaru Bahrin memgatakan, kegiatan itu dilaksanakan dua hari pada dua tempat yakni di Balai Kampung Tunggalwarga dan Balai Kampung Panca Karsa Purna Jaya.

“Masing-masing kampung memgutus perwakilan masyarakatnya untuk mengikuti diklat hukum paralegal ini,” terang Bahrin pada wartawan, Sabtu (22/12/2018).

Bahrin menambahkan, kegiatan itu melibatkan dari Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia SK Kemenkum dan Ham nomor: AHU.5026.AH.01.04 tahun 2011.

Sekertariat Cabang Tulangbawang Jl.Lintas Timur Unit II, Panca Karsa Purna Jaya, Kecamatan Banjarbaru.

Made Suwarta SH.MH., dari Posbakum mengatakan,  Pendidikan Paralegal yang dianggarkan dalam APBDes ini adalah perintah dari UU Desa Nomor 6 tahun 2014 dan juga permendes nomor 22 tahun 2016.

Selain itu, lanjut Made, mengacu pada Nota Kesepakatan antara Menteri Hukum dan HAM bersama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia No : M.HH-05.HM.05.02 TAHUN 2016, dan No : 01/M-DPTT/KB/I/2016 TAHUN 2016, tentang pembentukan dan pembinaan keluarga sadar hukum, dalam rangka mewujudkan Desa Sadar Hukum dan akses pemberian bantuan hukum kepada orang miskin atau kelompok orang miskin oleh Organisasi Bantuan Hukum yang Terakreditasi.

“Juga mengacu kepada UU nomor 16 TAHUN 2011, tentang Bantuan hukum, dan Peraturan Menteri Hukum dan HAM No. 3 Tahun 2013 tentang Tata Cara Verifikasi dan Akreditasi Lembaga Bantuan Hukum atau Organisasi Kemasyarakatan,” jelasnya.

Didalam Diklat Paralegal ini, Posbakum mensosialisasikan bentuk hukum yang terbagi menjadi lima materi, seperti Perjanjian (kontrak), advokasi dan Bantuan Hukum, Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Hukum Pidana dan Pendaftaran Tanah.

I Nyoman Sunarta yang juga dari Posbakum penyelenggara diklat hukum paralegal menbahlan,  dalam diklat itu diharapkan seluruh peserta dapat memahami guna dan fungsi hukum yang benar dan baik dari lima materi yang disampaikan dan disosialisasikan. 

“Kami juga berharap kepada kaur Kampung dan seluruh peserta diklat ini, jangan Alergi dengan para LSM dan Wartawan, karena lembaga ini ada hak mereka dan diatur dalam UU,  jadi ketika ada lembaga tersebut ingin bertanya dan mau bertemu, seharusnya ditemui dan dijawab sesuai fakta yang sebenarnya,” katanya.

Tampak hadir dalam Diklat tersebut dari unsur TNI  Polri dan 60 peserta aparatur kampung, yang mewakili  20 Kampung masing-masing se-Kecamatan Banjaragung dan Kecamatan Banjarbaru, Kabupaten Tulangbawang. (tri)