Permalink ke Perahu Ridho Berbakti Bocor, DPP Gerindra Bebaskan Kadernya Pilih Cagub Lain

Perahu Ridho Berbakti Bocor, DPP Gerindra Bebaskan Kadernya Pilih Cagub Lain

382 views

LINGKARINDONESIA.id – Baru mulai perang dan menarik simpati masyarakat, perahu pasangan cagub Lampung M Ridho Ficardo – Bachtiar Basri bocor. Pasalnya Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono membebaskan pimpinan dan kader partai Gerindra Lampung untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung selain Ridho Berbakhti.

Menurut Arief, kader Gerindra di Lampung melihat realita bahwa selama 4 tahun memimpin, kinerja Ridho untuk rakyat Lampung tidak ada kemajuan berarti.

“Begini loh ya, kepada semua kader Partai Gerindra di Lampung pakailah pikiran yang jernih dan hati yang terang. Silahkan tidak mendukung Ridho. Tidak akan dihukum. Itu pilihan masing masing. Mau dukung Arinal silahkan. Asal jangan Ridho. Tidak ada alasan untuk mendukung Ridho,” katanya, di Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Dikatakan Arief bahwa Partai Gerindra tidak akan mendukung calon pemimpin yang bermasalah pada rakyatnya. Karena hal tersebut akan merusak nama dan pemimpin partai.

“Gerindra ini partai besar dan menjunjung tinggi kepentingan rakyat. Kader-kader Gerindra di Lampung silahkan melihat realita tidak ada kinerja Ridho selama kepemimpinannya 4 tahun untuk rakyat Lampung dan kemajuan Lampung,” ujarnya.

Arief juga menyoroti pasangan Ridho-Bachtiar yang gagal membangun kerjasama dalam pemenangan Pilkada Lampung 2018. Ia menilai Ridho tidak pernah melibatkan partai lain untuk merumuskan taktik strategi pemenangan.

“Sampai hari ini Ridho tidak pernah pakai mesin partai Gerindra. Mereka lebih memilih memakai Partai Demokrat. Ngapain didukung-dukung. Apakah Ridho sudah mendatangi DPC (Gerindra-red) Tanggamus? Kan enggak. Jadi wajar kalau gak usah didukung,” ucapnya.

Arief Poyuono yakin bahwa kader dan pimpinan Gerindra Lampung sudah punya pengalaman dan cerdas untuk menilai siapa pimpinan yang bersih dan siapa yang banyak masalah.

“Mereka sudah punya pilih sendiri. Mereka tahu siapa yang bersih dan punya potensi memajukan Lampung. Siapa yang mampu mensejahterakan rakyatnya. Mereka bebas ajalah mendukung siapa aja, yang penting jangan dukung yang korup dan amoral,” katanya. (*/Li-2)