Permalink ke Nunggak, PLN Putus Aliran Listrik Kantor DPRD Tuba dan Rumah Jabatan Ketua DPRD

Nunggak, PLN Putus Aliran Listrik Kantor DPRD Tuba dan Rumah Jabatan Ketua DPRD

45 views

LINGKARINDONESIA.id – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Lampung Area Kotabumi Rayon Menggala Kabupaten Tulangbawang melakukan pemutusan listrik pada Kantor DPRD Kabupaten Tulangbawang dan Rumah Dinas Jabatan Ketua DPRD setempat, Jumat (21/12/2018).

Sekretariat DPRD Tulangbawang disinyalir menunggak listrik PLN mencapai 260 juta, hal ini di sampaikan Manager PLN Rayon Tulangbawang Darma, saat melakukan pemutusan listrik di kantor wakil rakyat itu.

Kedua tempat yang aliran listriknya diputus yaitu gardu PLN di halaman Kantor DPRD dan meteran Listrik Rumah Dinas Jabatan Ketua DPRD Kabupaten Tulangbawang. Meteran listrik tersebut disegel petugas PLN, lantaran belum membayar tagihan listrik selama 14 Bulan dan 24 bulan.

Sebelum melakukan pemutusan sambungan listrik, PLN Rayon menggala terlebih dahulu telah menyurati kantor tersebut pada tanggal 10 desember 2018 yang lalu untuk segera melunasi tagihannya.

karena tak kunjung dilunasi, PLN pun melakukan pemutusan Aliran Listrik di dua tempat itu. 

“Mohon maaf, dari jabatan sata yang dicopot, lebih baik saya yang memutus langsung listrik yang menunggak tagihan,” ujarnya.

Sekertaris DPRD Kabupaten Tulangbawang Badruddin enggan dikonfirmasi terkait permasalahan ini. Pihaknya juga enggan membalas Pesan What’s Up yang ditujukan kepadanya.

Menanggapi hal ini beberapa LSM di Tulangbawang mempertanyakan anggaran Sekretariat DPRD Tulangbawang. 

“Anggaran listrik dan telpon pada Kantor DPRD dan rumah Dinas Ketua DPRD itu setiap tahun dianggarkan, kenapa kok sampai bisa menunggak 2 tahun. Anggaran itu lalu dikemamakan,” beber salah satu Ketua LSM Kabupaten Tulangbawang Ali.

Pihaknya secepatnya akan menyikapi permasalahan itu, karena hal ini berkaitan dengan penyelewengan anggaran atau uang negara.

“Ini ada indikasi penyelewengan anggaran, masuk  unsur korupsi. Untuk itu secepatnya kami sikapi dan akan kami laporkan ke Kejaksaan,” tandasnya. (tri)