Permalink ke Mendag Berdayakan Pedagang Pasar Tradisional

Mendag Berdayakan Pedagang Pasar Tradisional

113 views

LINGKARINDONESIA.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita berkomitmen memberdayakan pedagang warung dan pedagang di pasar tradisional dengan menyiapkan sistem yang bisa membantu mereka mendapatkan barang dagangan dengan harga lebih murah.

Mendag berharap pemberdayaan pedagang warung di desa mampu menggerakkan perekonomian perdesaan, sekaligus merupakan langkah konkret memberantas kemiskinan serta mewujudkan keadilan sosial.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat mengunjungi Toko Ono dan Nobu88 di Sekolah Kristen Terang Bangsa, Cirebon, Jawa Barat, Senin (28/5).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Enggar didampingi Chairman Lippo Group, Mochtar Riady dan Presiden Direktur Nobu Bank, Suhaimin Djohan. Menteri Enggar juga mengunjungi dealer Honda di Cirebon.

Untuk memberdayakan pedagang warung, pihaknya telah meminta bantuan Mochtar Riady menyiapkan sistem yang bisa membantu pedagang warung di desa menjual dagangannya dengan harga yang bisa bersaing dengan toko ritel modern. Sistem yang bisa memangkas biaya distribusi barang dari pabrik ke warung telah berjalan di beberapa lokasi di Karawang dan Bekasi, Jawa Barat.

Sistem tersebut juga dilaksanakan di beberapa warung di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. “Pilot project yang dilaksanakan di Karawang, Bekasi, dan juga di Desa Giriroto, sukses. Harga jual barang di warung bisa bersaing dengan peritel modern, bahkan ada yang lebih murah,” katanya.

Kementerian Perdagangan, lanjutnya, akan terus membantu pedagang-pedagang warung agar bisa bersaing dengan toko ritel modern. Bahkan, Presiden Joko Widodo telah memerintahkannya untuk membantu pedagang warung.

“Ini adalah bukti keadilan sosial yang tidak membuat pengusaha rugi. Seperti yang disampaikan Pak Mochtar ‘Saya bukan mencari untung, tetapi yang pasti tidak rugi’. Pak Mochtar terpanggil untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan,” ujar Enggar.(*/Li-2)