Permalink ke Kondisi Keuangan Negara Sekarang Bisa Dipantau Lewat Telepon Pintar

Kondisi Keuangan Negara Sekarang Bisa Dipantau Lewat Telepon Pintar

51 views

LINGKARINDONESIA.id – Kementerian Keuangan memperingati 10 tahun lahirnya Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik dengan mengangkat tema “Tantangan Pengelolaan Layanan Informasi Publik Kementerian Keuangan di Era Digital”.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam sambutannya mengenang saat lahirnya UU keterbukaan dan perkembangannya hingga kini.

“Kita mengadakan seminar 10 tahun UU keterbukaam informasi publik 2008 persis waktu saya keluar Indonesia dan saya kembali. Saya terus terang sebagai Menkeu yang kembali menduduki jabatan yang sama melihat perubahan era keterbukaan dan terutama digitalisasi dari teknologi digital itu mengubah banyak sekali apa yang kita sebut baik permitnaan maupun penawaran informasi,” kata Sri Mulyani di kantornya, Senin (27/8/2018).

Dia menjelaskan, di era digital seperti saat ini publik membutuhkan dan memiliki akses informasi yang lebih beragam.

Oleh karena itu, momen tersebut juga dijadikan ajang peluncuran aplikasi baru Kemenkeu yaitu aplikasi mobile Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

“Kemenkeu berusaha mewujukan pelayanan yang baik sehingga tantangan institusi publik seperti Kemenkeu adalah nyata, tidak hanya sekedar kita menerapkan prinsip transparansi untuk menciptakan akuntabilitas,” ujarnya.

Peluncuran aplikasi tersebut diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi kementerian dan lembaga lainnya dalam rangka transaparansi data dan informasi.

“Bagaimana masyarakat memperoleh akses informasi dimana, melalui apa dan jenis informasi apa yang mereka peroleh itu harus kita pahami. Dengan kita pahami itu kemudian kita sebagai Kemenkeu yang mengelola keuangan negara akita harus bisa petakan informasi apa yang harus kita presentasikan ke publik.” jelas dia.

Dengan adanya aplikasi tersebut, masyarakat akan lebih mudah mengakses informasi seputar kondisi keuangan negara.

“Jadi informasi yang sama di tabel neraca keuangan di APBN kalau dulu orang bisa akses di komputer internet, tapi makin sedikit orang yang duduk dimeja buka komputer. (Sekarang) banyak yang pegang smartphone saja karena itu kita perlu adaptasikan.” tutup dia.(*/Li-2)

Sumber : merdeka.com