Permalink ke Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan, 4 Orang Dilaporkan Tewas

Kecelakaan Maut di Tanjakan Tarahan, 4 Orang Dilaporkan Tewas

607 views

LINGKARINDONESIA.id – Kecelakaan maut terjadi di Tanjakan Tarahan, Lampung Selatan, Kamis (22/3) sekitar pukul 16.20 WIB. Akibatnya sebanyak 4 orang meninggal dari kecelakaan lalu lintas tersebut.

“Laporan dari petugas di lokasi kejadian, empat orang MD (meninggal dunia),” kata Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung Kombes Kemas Ahmad Yamin, Kamis (22/3) malam.

Sementara berdasarkan keterangan dari pihak PT Jasa Raharja, menyebutkan empat orang yang tewas itu bernama Sutriani, warga Wonogiri, Jawa Tengah. Soni, warga Natar, Lampung Selatan. Harmoko dan Sribasuki, keduanya warga Kalirejo, Lampung Tengah

Ketiga korban tewas tersebut sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek. Sedangkan seorang korban tewas belum teridentifikasi identitasnya. Korban yang tewas tersebut belum bisa diperoleh konfirmasi saat kejadian berada di kendaraan yang tabrakan.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, peristiwa kecelakaan ini terjadi akibat truk fuso mengalami rem blong saat melintas turunan Tanjakan Tarahan dari arah Bakauheni menuju Bandar Lampung.

Truk kemudian menabrak kendaraan pribadi Honda Jazz yang berada tepat di depannya kemudian terseret hingga ke lajur kanan lalu empat kendaraan lainnya dari arah berlawanan tidak dapat menghindar sehingga menabrak kendaraan tersebut yang mengakibatkan tabrakan beruntun dan menelan korban jiwa.

Namun salah satu identitas yang didapat dari korban luka berat diketahui bernama Hendri Dsujito warga Dusun 1 Sri Basuki, Kalirejo, Lampung Tengah dan Suparlan warga Desa Tanjung Iman, Belambangan Pagar, Lampung Utara.

Polisi hingga saat ini masih melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang menutup jalur badan jalan Lintas Sumatera tersebut peristiwa ini juga mengakibatkan arus lalu lintas di sekitar kejadian mengalami kemacetan.

Sementara supir mobil pikup, Sukarna menceritakan kecelakaan dari arah berlawanan. “Mobil saya mau ke arah Bakauheni. Sementara empat mobil lainnya menuju arah Bandarlampung. Mungkin rem salah satu truk blong,” ucapnya. (*/Li-1)