Permalink ke Dukung LGBT, APSI Desak Izin Hotel Horison Lampung Dicabut

Dukung LGBT, APSI Desak Izin Hotel Horison Lampung Dicabut

643 views

LINGKARINDONESIA.id – Aksi erotis yang dimainkan tiga waria dalam acara media gathering Aniversary ke-3 hotel Horison Bandar Lampung, pada Selasa (20/3) malam menuai banyak protes dari berbagai pihak.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) Wilayah Lampung, Hermawan aksi tiga waria yang menyanyi dan menari identik dengan mendukung adanya lesbian gay biseksual dan transgender (LGBT) di Provinsi Lampung.

Hermawan mengatakan hal ini semacam memberikan contoh kepada hotel-hotel lain atau kegiatan-kegiatan lain yang ada di Lampung yang tidak menutup kemungkinan akan membuat LGBT yang mungkin ada komunitasnya di Lampung makin merasa besar kepala.
“Atas kejadian ini, kami berharap dan meminta agar Pemprov Lampung melalui dinas-dinas terkait, yaitu dinas perizinan, dinas pariwisata dan atau asosiasi perhotelan yang ada di Bandar Lampung memberikan sanksi tegas,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (21/3/2018).

Hermawan mendesak pemeritah daerah segera mencabut izin usaha perhotelan. Hal ini agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Bila perlu pencabutan izin usaha Hotel Horison Lampung agar menjadi peringatan sehingga tidak akan terulang lagi hal yang mempermalukan ini. Karena ini sudah melewati batas yang sesungguhnya diluar akidah agama terutama di Bandar Lampung,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Divisi Hukum APSI Lampung, M Ridho menambahkan kaum waria itu sesungguhnya adalah laki laki normal yang memiliki kelainan gen (bawaan lahir).

Menurut dia, kaum waria adalah penyakit masyarakat yang bisa menular dan menjadi masalah yang tidak bisa dibiarkan.

“Saya mengajak pemuda-pemudi khususnya di Provinsi Lampung untuk mengecam keras kejadian ini agar tidak merusak moral bangsa khususnya di Lampung,” ujar M Ridho yang juga seorang akademisi.

Ridho menyarankan agar kaum waria itu diberikan pendampingan khusus agar dapat kembali menjadi laki laki normal.

“Dalam hal ini kelompok ini musti diberikan pendampingan khusus agar bisa menjadi laki-laki sesungguhnya oleh ahlinya,” ucapnya.

Namun, lanjutnya, pihaknya menyarankan kepada pemerintah daerah agar memberikan sanksi tegas kepada Hotel Horison Lampung tersebut.

“Dan yang paling utama sekali lagi pihak hotel Horison Lampung harus diberikan sanksi tegas, bila perlu cabut izin usahanya,” ungkapnya. (wws/Li-2)