Permalink ke Dituding Berpihak, Adek Asy’ari Dituntut Mundur dari Bawaslu Lampung

Dituding Berpihak, Adek Asy’ari Dituntut Mundur dari Bawaslu Lampung

408 views

LINGKARINDONESIA.id – Puluhan massa yang mengatasnamakan Komite Aksi untuk Pemilu Bersih (KAPB) melakukan aksi demontrasi di depan kantor Bawaslu Lampung, Kamis (8/3/2018).

Dalam aksinya, mereka menuding Komisioner Bawaslu Lampung Adek Asy’ari tidak netral dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawas Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

“Kenapa hanya urusan Cagub Arinal Djunaidi–Nunik dan Herman HN–Sutono saja yang diusik Bawaslu. Sementara petahana tidak?,” kata Koordinator KAPB, Arfan ABP kepada awak media.

Ia juga mengatakan mengapa Adek Asy’ari yang dipermasalahkan, ia mengatakan bahwa Adek Asy’ari memberikan arahan untuk fokus mengamati pergerakan Herman HN – Sutono namun tidak pada petahana.

Namun ketika disinggung bukti-bukti apa yang bisa mengindentifikasi tuntutannya, Arfan tidak bisa menjawabnya.

“Kami tidak ada video dan bukti chat pesannya. Tapi pada saat pertemuan Bawaslu Lampung bersama jajaran Panwas Kota Bandar Lampung, Adek mengarahkan untuk fokus dan mengamati pergerakan Herman HN – Sutono,” katanya.

Kemudian ketika disinggung mengenai aksinya merupakan pesanan dari oknum-oknum yang ingin menjatuhkan pasangan petahana M Ridho Ficardo – Bachtiar Basri dan mengganggu kredibilitas Bawaslu Lampung, Arfan menepisnya.

“Aksi kita murni tanpa ditunggangi kepentingan apapun,” katanya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Lampung, Adek Asy’ari menegaskan bahwa jajarannya bekerja secara netral, profesional dan tidak tebang pilih dalam melakukan pengawasan kepada pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung.

Ia juga menganggap aksi dari KAPB tersebut merupakan dinamika yang biasa.”Biasa dinamika, semua proses di Bawaslu selalu berdasarkan aturan,” kata Adek melalui telepon genggamnya.

Ia juga mengatakan semua laporan dan temuan yang ada selalu ditindak lanjuti.

“Semua laporan dan temuan kami tindak lanjuti. Memang mungkin ada yang puas atau tidak puas. Kemudian semua spanduk, baliho kemaren kami perintahkan untuk dicopot semua tanpa terkecuali. Jadi dimana berpihaknya?,” ujarnya. (*/Li-1)