Permalink ke Cabuli IRT, Pemuda Pekon Liwok Ditangkap Polisi

Cabuli IRT, Pemuda Pekon Liwok Ditangkap Polisi

20 views

LINGKARINDONESIA.id – Seorang pemuda warga Pekon Liwok Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus ditangkap polisi.

HR (28) ditangkap polisi lantaran berbuat cabul terhadap seorang ibu rumah tangga beranak satu.

Kapolsek Wonosobo, AKP Edi Qorinas mengungkapkan, tersangka digelandang ke Mapolsek setelah menerima informasi dari Kepala Pekon Karang Anyar.

“Pada Selasa, (30/10) sekitar pukul 16.30 Wib, tersangka diamankan warga di rumah Kepala Pekon Karang Anyar usai dipergoki mencabuli korban,” ungkapnya, Kamis (1/11/2018).

Kapolsek mengaku, HR ditetapkan tersangka berdasarkan alat bukti, keterangan saksi-saksi dan korban.

“Pelaku juga telah mengakui perbuatanya di dalam kamar rumah korban yang ada di Pekon Karang Anyar Wonosobo,” lanjut Kapolsek. 

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian, pada Selasa (30/10) pukul 14.30 Wib, saat korban sedang berada di dalam kamar tidur untuk menidurkan anaknya. Namun tiba-tiba pelaku masuk ke dalam kamar korban dengan membawa 1 buah gunting yang dipegang ditangan kanannya, dan langsung mengancam korban dengan mengarahkan gunting tersebut ke arah badan korban, setelah itu pelaku dengan tangan kirinya meremas bagian dada korban sebanyak 1 kali. Kemudian berusaha mengangkat pakaian korban hingga pangkal paha korban.

“Namun korban berhasil membujuk pelaku dengan mengulur-ngulur waktu hingga suaminya pulang. Beruntung suami pelaku pulang dan pelaku melarikan diri ke luar rumah melalui pintu dapur,” jelasnya.

Ditambahkan Kapolsek, setelah MA menceritakan kejadian pencabulan tersebut, kemudian suaminya dibantu warga mengejarnya dan berhasil mengamankan pelaku. 

“Atas perbuatannya, HR dipersangkakan pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara,” tandasnya. 

Korban MA berharap pelaku dihukum seberat beratnya, karna telah membuatnya trauma hingga takut pulang kerumahnya karena jauh dari tetangga. 

“Minta dihukum berat pak, pelaku mau membunuh saya jika menceritakan kepada suami, bahkan dia mengaku tidak takut masuk penjara karena pernah membunuh orang,” kata MA dalam keterangan korban sehari sebelumnya (30/10).

Sementara itu, HR mengakui bahwa benar dirinya telah khilaf melakukan perbuatan cabul terhadap korban karena menyukainya.

“Benar pak, saya khilaf dan menyukai MA,” tutur pria mengaku bujangan tersebut. (Odo/rls)