Permalink ke BPN Segera Putihkan Kandang Banteng

BPN Segera Putihkan Kandang Banteng

33 views

LINGKARINDONESIA.id – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres – Cawapres Prabowo – Sandi akan memutihkan Jawa Tengah yang selama ini diklaim sebagai kandang banteng.

Menurut Politikus Partai Gerindra, Nizar Zahro Posko BPN sudah diputuskan pindah ke Jawa Tengah.

“Tidak penting Jawa Tengah distigmakan sebagai ‘Kandeng Banteng’. Dengan penetrasi yang kuat, diyakini stigma tersebut akan luluh lantah,” katanya, Rabu (12/12/2018).

Menurut Nizar, apalagi pada Pilpres 2019 lalu, SBY saja mampu menang di Jawa Tengah dan berhasil menumbangkan Megawati.

“Ingat, Pilpres 2009, SBY mampu menumbangkan Megawati di Jawa Tengah. Itu artinya, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Dan sangat terbuka kemungkinan Prabowo kalahkan Jokowi di Jawa Tengah,” ujarnya.

Untuk itu ia menegaskan, tim pemenangan dan partai pendukung Prabowo-Sandi tidak gentar bertarung di Jateng. Ia bahkan yakin bisa membuat Jateng yang sebelumnya ‘Merah’ menjadi ‘Putih’.

“Ini adalah terobosan politik yang brilian. Kandang merah akan segera diputihkan Fokusnya adalah semua segmen terutama segmen milenial, emak emak, petani nelayan dam semua segmen pemilih yang ada di DPT pemilu dan pilpres 2019,” bebernya.

Karena, lanjut Nizar, Jawa Tengah merupakan barometer kemenangan Prabowo – Sandi.

“Jawa Tengah sebagai barometer, yang saya tahu BPN Prabowo-Sandi menginginkan pemilih Jawa Tengah dapat semakin kuat, maju dan dapat memenangkan pertarungan 2019 di Jawa Tengah khususnya. Adapun di Solo maksimum bisa imbang perolehan suara,” sambungnya.

Sebagaimana diberitakan, tim pemenangan Prabowo-Sandi akan memindahkan Poskonya ke Jawa Tengah. Hal ini diungkap oleh Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said.

Langkah-langkah lain yang mengikuti yaitu fokus kampanye di Jateng, memperbanyak posko pemenangan, dan menawarkan perubahan di Jateng.

“Jateng merupakan provinsi penting yang harus dimenangkan pasangan Prabowo-Sandi,” kata Sudirman Said. (*/Li-1)